Fakta fakta Bercinta saat Menstruasi
Pahami keamanan, risiko kehamilan, IMS, dan tips menjaga kenyamanan saat berhubungan intim ketika haid.
Kenali perbedaan tampon, pembalut, dan menstrual cup untuk menjaga kebersihan saat menstruasi.
Ada beberapa pilihan produk untuk menampung darah menstruasi, seperti tampon, pembalut, dan menstrual cup. Di Indonesia, pembalut sekali pakai masih paling banyak digunakan, sedangkan tampon dan menstrual cup masih terbilang tabu karena digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam vagina.
Padahal, ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, termasuk dari sisi kebersihan, kenyamanan, biaya, dan dampaknya terhadap lingkungan.
Simak Juga: Kenapa Menstruasi Bisa Hilang Setelah Olahraga Berat? Ini Yang Terjadi Di Dalam Tubuh

Tampon berbentuk silinder kecil dan terbuat dari bahan penyerap seperti kapas, rayon, katun, atau campurannya. Tampon digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam vagina untuk menyerap darah menstruasi.

Pembalut berbentuk persegi panjang dan ditempelkan pada pakaian dalam untuk menyerap darah menstruasi serta mencegah darah tembus atau bocor.
Rata-rata pembalut dapat menampung sekitar 10–20 mL darah menstruasi, atau kurang lebih satu sendok teh.
Pembalut banyak digunakan karena:
Pembalut perlu diganti setiap 3–4 jam. Dalam satu kali menstruasi, seseorang dapat membutuhkan sekitar 20–28 pembalut.
Selain itu, penggunaan pembalut membuat vagina terus terpapar darah menstruasi sehingga dapat meningkatkan potensi infeksi bakteri. Pembalut juga mengandung berbagai bahan yang kurang ramah lingkungan, seperti plastik, dioksin, pestisida, herbisida, pemutih, dan bahan lainnya.
Darah menstruasi yang tertampung pada pembalut juga dapat menimbulkan bau tidak sedap. Permukaan pembalut yang kasar dapat menyebabkan iritasi.
Dari sisi lingkungan, pembalut yang dibakar di tempat pembuangan sampah yang tidak dikelola dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya yang mencemari tumbuhan. Jika dibuang ke sungai, pembalut dapat menyebabkan banjir dan kematian biota air.
Baca Juga: Fakta & Mitos Gunting Kuku dan Keramas Saat Haid!

Menstrual cup berbentuk seperti lonceng atau cawan dan digunakan untuk menampung darah menstruasi. Alat ini terbuat dari silikon yang fleksibel dan bekerja dengan membentuk vakum saat digunakan di dalam vagina.
Kapasitas menstrual cup sekitar 15–40 mL, atau sekitar dua kali lebih banyak dibandingkan pembalut yang dapat menampung sekitar 10–20 mL darah menstruasi sekali pakai.

image source: https://www.honestdocs.id/kenali-perbedaan-pembalut-tampon-dan-menstrual-cup
Tampon, pembalut, dan menstrual cup sama-sama dapat digunakan untuk menampung darah menstruasi. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dari sisi kebersihan, kenyamanan, biaya, penggunaan, serta dampak terhadap lingkungan.
Menstrual cup memiliki peringkat terbaik dalam personal hygiene, sedangkan tampon berada di peringkat kedua. Sementara itu, pembalut tetap menjadi pilihan yang paling familiar, mudah didapatkan, dan tidak perlu dimasukkan ke dalam vagina.
Karena itu, memahami cara penggunaan dan karakteristik setiap produk penting agar pilihan produk menstruasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Ya. Tampon digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam vagina untuk menyerap darah menstruasi, sedangkan menstrual cup dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah menstruasi.
Pembalut rata-rata dapat menampung sekitar 10–20 mL darah menstruasi.
Menstrual cup dapat menampung sekitar 15–40 mL darah menstruasi.
Menstrual cup dapat dicuci dan digunakan kembali berkali-kali. Penggunaannya dapat mencapai sekitar 8 tahun.
Pembalut perlu diganti sekitar setiap 3–4 jam.
Tampon dapat diganti setiap 6 jam.
Tampon, pembalut, dan menstrual cup memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pembalut lebih familiar dan mudah didapatkan, tampon praktis digunakan, sedangkan menstrual cup dapat digunakan kembali dan memiliki peringkat terbaik dalam personal hygiene.
Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, artikel terkait, dan berbagai edukasi seputar menstruasi serta kesehatan wanita, kunjungi Official Website Menses.
Temukan berbagai informasi menarik dan mudah dipahami melalui:
Yuk, lanjut baca artikel Menses lainnya untuk menambah informasi dan membantu kamu lebih memahami kesehatan tubuh serta siklus menstruasi.
Menstruasi
Pahami keamanan, risiko kehamilan, IMS, dan tips menjaga kenyamanan saat berhubungan intim ketika haid.
Menstruasi
Payudara nyeri menjelang haid? Kenali penyebab, cara mengatasinya, dan tanda yang perlu diwaspadai.
Menstruasi
Sembelit menjelang haid bisa dipengaruhi hormon dan kebiasaan sehari-hari.
Menstruasi
Diare sebelum haid bisa terjadi akibat perubahan hormon dan prostaglandin yang memengaruhi gerakan usus.
Menstruasi
Jangan mudah percaya mitos soal haid. Kenali fakta menstruasi yang sebenarnya.