Nyeri di Sekitar Payudara Sebelum Menstruasi? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
21 Oct 2026 15:36 WIB

Nyeri di Sekitar Payudara Sebelum Menstruasi? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Payudara nyeri menjelang haid? Kenali penyebab, cara mengatasinya, dan tanda yang perlu diwaspadai.

Nyeri di Sekitar Payudara Sebelum Menstruasi: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Beberapa hari sebelum haid, payudara bisa terasa kencang, berat, atau sensitif saat bergesekan dengan pakaian. Nyeri di Sekitar Payudara Sebelum Menstruasi umumnya berkaitan dengan perubahan hormon dan bisa dikelola dengan langkah sederhana. Namun, penting untuk mengenali pola nyeri dan tanda lain yang menyertainya.

Baca Juga: Awareness Kesehatan Menstruasi di Indonesia, Malaysia, dan Singapura - Apa Kata Apoteker?

Apa Itu Nyeri Payudara Sebelum Haid?

Nyeri di Sekitar Payudara Sebelum Menstruasi? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nyeri payudara disebut mastalgia. Kondisi ini terbagi menjadi dua jenis:

  • Mastalgia siklik: Nyeri mengikuti siklus haid, biasanya terasa di kedua payudara sebelum menstruasi dan mereda setelah haid dimulai.
  • Mastalgia nonsiklik: Nyeri tidak mengikuti siklus menstruasi, bisa menetap, dan sering terasa di satu area tertentu.

Nyeri payudara siklik cukup umum. Salah satu penelitian melaporkan angka kejadian sekitar 30% pada perempuan di negara yang diteliti.

Penyebab Nyeri di Sekitar Payudara Sebelum Menstruasi

Nyeri di Sekitar Payudara Sebelum Menstruasi? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab utamanya adalah perubahan hormon estrogen dan progesteron sepanjang siklus menstruasi. Estrogen merangsang pertumbuhan saluran susu, sedangkan progesteron mendukung perkembangan kelenjar penghasil susu.

Setelah ovulasi, kadar kedua hormon meningkat. Akibatnya, jaringan payudara dapat membesar dan menjadi lebih sensitif. Tubuh juga cenderung menahan cairan menjelang haid sehingga payudara terasa penuh, berat, dan nyeri. Meski mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami, hormon dianggap berperan besar.

Keluhan ini juga bisa muncul bersamaan dengan sindrom pramenstruasi (PMS), seperti mudah marah, perut kembung, dan lelah. Sejumlah penelitian menemukan hubungan antara PMS dan nyeri payudara siklik.

Baca Juga: Tampon, Pembalut, dan Menstrual Cup Mana Yang Sebenarnya Lebih Aman?

Faktor Lain yang Memengaruhi Nyeri Payudara

Faktor Lain yang Memengaruhi Nyeri Payudara

Selain perubahan hormon, beberapa faktor yang dapat memicu atau memperberat nyeri meliputi:

  • Penggunaan kontrasepsi hormonal atau obat tertentu.
  • Ukuran payudara yang besar.
  • Cedera atau benturan pada payudara.
  • Peradangan.

Nyeri yang menetap sepanjang bulan atau hanya terasa di satu titik sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai efek hormon.

Cara Mengatasi Nyeri Payudara Sebelum Haid

Cara Mengatasi Nyeri Payudara Sebelum Haid

Beberapa langkah berikut dapat membantu mengelola keluhan:

  1. Gunakan bra yang menopang payudara dengan baik, termasuk saat tidur atau berolahraga.
  2. Kompres payudara dengan air hangat atau dingin selama beberapa menit, sesuai kenyamanan.
  3. Catat waktu munculnya nyeri, tingkat keparahan, dan hubungannya dengan tanggal haid.
  4. Jika nyeri mengganggu, obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat digunakan sesuai petunjuk kemasan. Perhatikan kontraindikasi, seperti riwayat sakit maag, gangguan ginjal, alergi obat, atau kehamilan. Jika ragu, konsultasikan dengan dokter.
  5. Lakukan aktivitas fisik secara teratur dan konsumsi vitamin.

Kapan Nyeri Payudara Perlu Diperiksakan?

Segera periksakan diri jika muncul tanda berikut:

  • Benjolan baru pada payudara.
  • Perubahan bentuk atau kulit payudara, seperti kulit mengerut menyerupai kulit jeruk.
  • Puting tertarik ke dalam.
  • Cairan puting yang tidak biasa, terutama darah.
  • Payudara kemerahan, terasa panas, atau disertai demam.
  • Nyeri menetap di satu area dan tidak mengikuti siklus haid.

Nyeri payudara saja tidak otomatis menandakan kanker. Namun, gejala baru atau nyeri yang menetap tetap perlu dievaluasi tenaga kesehatan agar kemungkinan penyakit lain tidak terlewat.

Kesimpulan

Nyeri di Sekitar Payudara Sebelum Menstruasi umumnya berkaitan dengan perubahan hormon dan bukan tanda penyakit. Meski begitu, perhatikan pola nyeri serta gejala penyertanya. Kenali kondisi normal payudara melalui pemeriksaan mandiri secara berkala dan konsultasikan kepada tenaga kesehatan jika ada perubahan.

FAQ

Apakah nyeri payudara sebelum haid normal?

Ya, kondisi ini umum terjadi akibat perubahan hormon menjelang menstruasi.

Mengapa payudara terasa penuh sebelum haid?

Perubahan hormon dan penahanan cairan dapat membuat jaringan payudara terasa lebih penuh, berat, dan sensitif.

Bagaimana cara mengurangi nyeri payudara sebelum haid?

Gunakan bra yang menopang dengan baik, kompres hangat atau dingin, dan catat pola nyeri. Obat pereda nyeri dapat digunakan sesuai petunjuk kemasan jika diperlukan.

Apakah nyeri payudara sebelum haid merupakan tanda kanker?

Tidak selalu. Nyeri saja tidak otomatis berarti kanker, tetapi benjolan baru, perubahan kulit, cairan puting berdarah, atau nyeri menetap perlu diperiksa.

Kapan harus ke dokter jika payudara terasa nyeri?

Periksakan diri jika nyeri menetap di satu area, tidak mengikuti siklus haid, atau disertai benjolan, perubahan kulit, cairan puting yang tidak biasa, kemerahan, maupun demam.

Referensi

Ghodsi F, Olfati F, Bahrami N, Farhad M. Cyclic Mastalgia in Iranian Women: A Review. Journal of Inflammatory Diseases (Journal of Qazvin University of Medical Sciences). 2021;24(6):566–581. https://doi.org/10.32598/JQUMS.24.6.8

Jaiswal G, Thakur GS. An alternative yogic approach for cyclical mastalgia—A narrative review. Journal of Family Medicine and Primary Care. 2021;10(2):601–608. https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_1688_20

Baca Artikel Menses Lainnya di Official Website Menses

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, artikel terkait, dan berbagai edukasi seputar menstruasi serta kesehatan wanita, kunjungi Official Website Menses.

Temukan berbagai informasi menarik dan mudah dipahami melalui:

Yuk, lanjut baca artikel Menses lainnya untuk menambah informasi dan membantu kamu lebih memahami kesehatan tubuh serta siklus menstruasi.