Menstruasi dan Mood: Cuma Baper atau Ada Penjelasan Biologisnya?
30 Sep 2026 10:44 WIB

Menstruasi dan Mood: Cuma Baper atau Ada Penjelasan Biologisnya?

Kenali hubungan menstruasi dan mood, gejala PMS, penyebab, serta cara membantu mengurangi keluhan.

Menstruasi dan Mood: Cuma ‘Baper’ atau Ada Penjelasan Biologisnya?

Menstruasi dan mood sering kali berkaitan dengan perubahan suasana hati yang muncul sebelum haid. Sebagian wanita mungkin merasa lebih mudah tersinggung, cemas, sensitif, atau mengalami perubahan emosi. Kondisi ini sering disebut sebagai “baper”, tetapi ada penjelasan biologis di baliknya.

Perubahan tersebut dapat menjadi bagian dari Premenstrual Syndrome (PMS). PMS merupakan kumpulan gejala yang muncul pada fase luteal, yaitu salah satu fase dalam siklus menstruasi. Gejalanya dapat memengaruhi perilaku, emosi, hingga aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup.

PMS biasanya mulai muncul 2–3 minggu sebelum menstruasi dan perlahan membaik ketika menstruasi dimulai. Gejala fisik cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, sedangkan perubahan mood dan kecemasan tidak dipengaruhi oleh usia.

Simak Juga: Begini Cara Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid!

Menstruasi dan Mood, Apa Hubungannya dengan PMS?

Menstruasi dan Mood: Cuma ‘Baper’ atau Ada Penjelasan Biologisnya?

image source: https://www.bapak2.id/artikel/hal-hal-sepele-yang-bisa-bikin-istri-ngambek-dan-cara-antisipasinya

PMS dapat menyebabkan berbagai perubahan sebelum menstruasi. Berdasarkan tingkat keparahannya, kondisi ini dapat dibagi menjadi tiga kelompok:

  1. PMS gejala ringan
    Kumpulan gejala yang muncul sebelum menstruasi.
  2. Pre-menstrual Dysphoric Disorder (PMDD)
    Kumpulan gejala yang memburuk menjelang menstruasi dan membaik ketika menstruasi dimulai hingga setelah menstruasi.
  3. Pre-menstrual Exacerbation (PME)
    Gejala sudah muncul sepanjang waktu dan menjadi semakin berat menjelang serta saat menstruasi.

Gejala PMS yang Bisa Memengaruhi Mood

Gejala PMS yang Bisa Memengaruhi Mood

Perubahan menstruasi dan mood dapat muncul bersama gejala psikologis maupun fisik.

Gejala psikologis

Beberapa keluhan yang dapat muncul antara lain:

  • Menginginkan makanan tertentu atau food craving
  • Perubahan suasana hati atau mood swing
  • Lebih mudah tersinggung dan sensitif
  • Lebih mudah cemas atau gelisah
  • Lebih mudah lelah dan letih

Gejala fisik

PMS juga dapat menimbulkan beberapa keluhan fisik, seperti:

  • Berat badan bertambah
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada payudara
  • Sakit perut
  • Nyeri punggung
  • Sembelit
  • Mual dan muntah

Apa yang Menyebabkan Mood Berubah Saat PMS?

Menstruasi dan Mood: Cuma ‘Baper’ atau Ada Penjelasan Biologisnya?

Ada beberapa faktor yang berkaitan dengan munculnya perubahan mood selama PMS.

1. Perubahan hormonal

Selama fase PMS, terjadi perubahan kadar hormon seperti estrogen dan progesteron. Perubahan ini dapat memengaruhi mood dan kerja saraf di otak.

2. Stres

Kondisi emosional yang sedang buruk dapat menjadi semakin berat ketika PMS terjadi. Karena itu, kemampuan mengelola stres dan mengatur emosi menjadi hal yang penting.

3. Pola makan tidak sehat

Makanan olahan, gula berlebih, dan kafein dapat memperburuk gejala emosional. Konsumsi makanan tersebut dapat menurunkan produksi serotonin, yaitu zat kimia di otak yang berperan dalam mengatur rasa bahagia.

4. Kurang tidur

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko depresi dan kecemasan karena memengaruhi irama sirkadian tubuh. Tidur selama 6–8 jam sehari dianjurkan untuk membantu menjaga kondisi tubuh.

Cara Mengurangi Keluhan PMS dan Menstruasi dan Mood

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi keluhan PMS antara lain:

  1. Mengenali pola emosi yang muncul.
  2. Melakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki.
  3. Melakukan relaksasi atau peregangan, seperti yoga.
  4. Mengonsumsi makanan yang sehat.
  5. Menghindari Ultra Processed Food (UPF) dan makanan cepat saji.
  6. Tidur yang cukup.
  7. Tetap melakukan interaksi sosial.
  8. Jika keluhan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup, segera hubungi tenaga ahli terdekat.

Kesimpulan

Menstruasi dan mood dapat berkaitan dengan PMS, yaitu kondisi yang muncul sebagai respons sistem saraf pusat terhadap perubahan hormon selama siklus reproduksi wanita.

PMS berkaitan dengan tiga faktor utama, yaitu biologis berupa perubahan hormon, psikologis berupa kondisi emosional, dan gaya hidup. Kondisi ini juga berkaitan dengan sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan hormon seks, seperti progesteron, terutama pada fase luteal.

Baca Juga: Penyebab Nyeri Haid Yang Tak Tertahankan - Gejala dan Cara Mengatasinya

FAQ

Apakah perubahan mood sebelum menstruasi itu normal?

Perubahan mood dapat menjadi salah satu gejala PMS yang muncul sebelum menstruasi.

Mengapa mood berubah saat PMS?

Perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron selama fase PMS dapat memengaruhi mood dan kerja saraf di otak.

Apa saja gejala PMS yang berkaitan dengan emosi?

Beberapa di antaranya adalah mood swing, lebih mudah tersinggung, lebih sensitif, cemas, gelisah, serta lebih mudah lelah.

Kapan perlu mencari bantuan tenaga ahli?

Jika gejala PMS sudah mengganggu aktivitas sehari-hari hingga menurunkan kualitas hidup, sebaiknya segera menghubungi tenaga ahli terdekat.

References

  • Amelia, E. N. (2026). Keterakitan Dismenore dengan Tingkat Stres dan Mood Swing pada Mahasiswa. Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya, 220-229.
  • Ediati, A. (2023). Gangguan Suasana Hati Terkait Menstruasi. Collabryzk, 41-51.
  • Maharani, E. M. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Premenstrual Syndrome di SMP Muhammadiyah 3 Mlati Sleman. Menara Journal of Health Science, 420-430.
  • Sari, M. (2023). Gangguan Psikologis Remaja yang Berhubungan dengan Sindrom Premenstruasi. Inquest Journal, 17-32.

Baca Artikel Menses Lainnya di Official Website Menses

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, artikel terkait, dan berbagai edukasi seputar menstruasi serta kesehatan wanita, kunjungi Official Website Menses.

Temukan berbagai informasi menarik dan mudah dipahami melalui:

Yuk, lanjut baca artikel Menses lainnya untuk menambah informasi dan membantu kamu lebih memahami kesehatan tubuh serta siklus menstruasi.