Cara Menjaga Kebersihan Diri Selama Menstruasi dengan Benar
16 Sep 2026 15:07 WIB

Cara Menjaga Kebersihan Diri Selama Menstruasi dengan Benar

Kenali cara menjaga kebersihan area intim saat menstruasi, tanda kebersihan kurang, dan pilihan makanan selama haid.

Cara Menjaga Kebersihan Diri Selama Menstruasi dengan Benar

Cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi perlu diperhatikan oleh setiap perempuan. Saat menstruasi, area kemaluan membutuhkan perhatian khusus agar kebersihan dan kesehatannya tetap terjaga.

Pengetahuan mengenai kebersihan area kemaluan yang masih rendah dapat memicu berbagai keluhan. Kurangnya informasi mengenai kesehatan kemaluan juga dapat memengaruhi kebiasaan dalam menjaga kebersihan sehari-hari.

Saat menstruasi, kebersihan area vagina menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Jika kebersihannya diabaikan, area kemaluan dapat mengalami infeksi akibat jamur, bakteri, maupun virus yang dapat mengganggu menstruasi dan fungsi area kemaluan.

Simak Juga: Inilah Kenapa Banyak Remaja Putri Yang Mengalami Anemia Saat Menstruasi

Karena itu, memahami cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi dapat membantu perempuan lebih memperhatikan kebersihan tubuh dan area intim selama periode menstruasi.

Mengapa Kebersihan Diri Saat Menstruasi Penting?

Cara Menjaga Kebersihan Diri Selama Menstruasi dengan Benar

Menstruasi merupakan salah satu tanda pubertas pada perempuan. Menstruasi terjadi ketika lapisan bagian dalam dinding rahim yang mengandung banyak pembuluh darah mengalami peluruhan.

Umumnya, menstruasi berlangsung sekitar 5–7 hari. Siklus menstruasi dapat terus berlangsung hingga seorang perempuan berusia sekitar 50 tahun.

Selama menstruasi, menjaga kebersihan diri atau personal hygiene menjadi bagian penting dari perawatan tubuh. Personal hygiene merupakan cara seseorang merawat dirinya untuk menjaga kesehatan, kenyamanan, dan keamanan.

Kebersihan yang kurang diperhatikan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, kebiasaan menjaga tubuh tetap bersih perlu dilakukan secara rutin, terutama ketika sedang menstruasi.

Saat menstruasi terjadi pelebaran pembuluh darah sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap masuknya kuman ke saluran kemaluan. Karena itu, cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi perlu dilakukan dengan benar.

Kesalahan dalam praktik kebersihan selama menstruasi dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan kemaluan, mulai dari penyakit radang panggul hingga kemandulan.

Di beberapa negara berpenghasilan rendah, menstruasi juga masih jarang dibicarakan secara terbuka. Kondisi ini dapat membuat informasi mengenai menstruasi menjadi tidak lengkap atau bahkan menimbulkan persepsi yang salah.

Kebersihan diri yang tidak sehat bukan hanya dapat berdampak pada kesehatan fisik. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan stres psikososial.

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Menjaga kebersihan saat menstruasi tidak hanya dipengaruhi oleh kebiasaan individu. Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan kebutuhan kesehatan dan kebersihan menstruasi belum terpenuhi.

Beberapa penyebab tersebut meliputi:

Ketidaksetaraan gender

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Ketidaksetaraan gender dapat memengaruhi terpenuhinya kebutuhan perempuan dalam menjaga kesehatan dan kebersihan menstruasi.

Prasangka buruk masyarakat

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Pandangan atau prasangka negatif mengenai menstruasi dapat membuat pembahasan mengenai kesehatan menstruasi menjadi terbatas.

Budaya

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Faktor budaya juga dapat memengaruhi cara seseorang memahami serta menjalani menstruasi.

Kemiskinan

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Kondisi ekonomi dapat menjadi salah satu hambatan dalam memenuhi kebutuhan kebersihan selama menstruasi.

Kurangnya layanan dasar

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Keterbatasan fasilitas dasar dapat membuat perempuan lebih sulit menjaga kebersihan selama menstruasi.

Informasi yang tidak memadai atau sulit diakses

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Sumber: https://mojok.co/esai/menstruasi-ketika-perempuan-harus-memilih-antara-membeli-pembalut-dan-makan/

Informasi mengenai kesehatan menstruasi yang terbatas dapat membuat seseorang kurang memahami cara menjaga kebersihan dengan benar.

Persediaan dan produk kebersihan menstruasi

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Ketersediaan produk kebersihan menstruasi juga menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan selama menstruasi.

Jamban

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Ketersediaan fasilitas jamban dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menjaga kebersihan selama menstruasi.

Air bersih untuk mencuci

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Air bersih diperlukan untuk membersihkan tubuh dan area intim selama menstruasi.

Bantuan sosial

Penyebab Kesehatan dan Kebersihan Menstruasi Tidak Terpenuhi

Dukungan dan bantuan sosial juga berperan dalam membantu terpenuhinya kebutuhan kesehatan serta kebersihan menstruasi.

Faktor-faktor tersebut menunjukkan bahwa penerapan cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi juga dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas, informasi, dan dukungan di lingkungan sekitar.

Cara Menjaga Kebersihan Diri Selama Menstruasi

Kebersihan area kemaluan perlu mendapat perhatian lebih selama menstruasi. Kebiasaan sederhana dapat membantu menjaga area intim tetap bersih dan nyaman.

Berikut beberapa cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi yang dapat dilakukan.

1. Ganti Pembalut Secara Rutin

Pembalut sebaiknya diganti sebanyak 3–5 kali dalam sehari selama menstruasi.

Mengganti pembalut secara rutin merupakan salah satu bagian penting dalam menjaga kebersihan area kemaluan selama menstruasi.

2. Bersihkan Area Intim Sebelum Mengganti Pembalut

Sebelum menggunakan pembalut baru, bersihkan terlebih dahulu area intim menggunakan air mengalir yang bersih.

Langkah ini membantu menjaga kebersihan area kemaluan selama menstruasi.

3. Bersihkan dari Arah Depan ke Belakang

Cara membersihkan area kemaluan juga perlu diperhatikan. Bersihkan area tersebut dari arah depan ke belakang, bukan dari belakang ke depan.

Cara ini dilakukan untuk mencegah kontaminasi vagina oleh bakteri.

4. Cuci Tangan Sebelum dan Setelah Mengganti Pembalut

Pastikan tangan dalam keadaan bersih ketika mengganti pembalut.

Cuci tangan sampai bersih setelah membuang pembalut. Tangan juga perlu dibersihkan sebelum mengganti pembalut dengan yang baru.

5. Selalu Membawa Pembalut Tambahan

Membawa pembalut cadangan dapat membantu ketika menstruasi datang secara tiba-tiba atau ketika perlu mengganti pembalut saat berada di luar rumah.

Pembalut tambahan sebaiknya selalu tersedia, baik ketika sedang menstruasi maupun tidak, sebagai persediaan untuk berjaga-jaga.

6. Rutin Mengganti Celana Dalam

Selain pembalut, kebersihan celana dalam juga perlu diperhatikan.

Gunakan celana dalam yang terbuat dari bahan yang dapat menyerap keringat dan ganti secara rutin untuk membantu menjaga kebersihan area kemaluan.

Melakukan beberapa langkah sederhana tersebut merupakan bagian penting dari cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi agar kebersihan area intim tetap terjaga.

Tanda Kebersihan Area Kemaluan Kurang

Selain mengetahui cara menjaga kebersihan, perempuan juga perlu mengenali perubahan yang dapat muncul pada area kemaluan.

Beberapa tanda yang dapat menunjukkan kebersihan area kemaluan kurang antara lain:

  1. Muncul rasa gatal, kemerahan di area kemaluan, dan nyeri.
  2. Terjadi peningkatan cairan yang tidak wajar.
  3. Muncul cairan berwarna putih dan kental.
  4. Muncul cairan berwarna keabuan atau putih, maupun kuning kehijauan, disertai bau tidak sedap dan menyengat.

Perubahan pada area kemaluan tersebut perlu diperhatikan. Menjaga kebersihan dengan benar selama menstruasi menjadi salah satu bagian penting dalam merawat kesehatan area intim.

Makanan yang Dapat Dikonsumsi Selama Menstruasi

Selain memahami cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi, makanan yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan.

Makanan yang diutamakan selama menstruasi biasanya adalah makanan yang kaya akan zat besi. Makanan bergizi juga dapat membantu meringankan rasa nyeri selama menstruasi serta membantu menggantikan darah yang hilang.

Menstruasi memang tidak selalu terasa mudah atau menyenangkan. Namun, memilih makanan yang tepat dapat membantu tubuh memberikan respons yang membuat suasana hati terasa lebih nyaman.

Beberapa makanan yang dapat dikonsumsi selama menstruasi antara lain:

1. Daging dan Telur

Daging dan telur termasuk makanan yang tinggi protein.

Makanan tinggi protein dapat meningkatkan kadar gula dalam darah sehingga membantu membatasi keinginan untuk mengonsumsi makanan tinggi gula secara berlebihan.

2. Ikan

Ikan kaya akan omega-3 dan asam lemak.

Kandungan tersebut dapat membantu meringankan rasa nyeri selama berlangsungnya menstruasi.

3. Daun Talas dan Sayuran Hijau

Daun talas atau jenis daun hijau lainnya dapat menjadi pilihan makanan selama menstruasi.

Makanan tersebut dapat membantu mengembalikan dan memperbarui zat besi yang hilang selama menstruasi.

4. Pisang

Pisang juga dapat dikonsumsi selama menstruasi.

Buah ini dapat membantu meningkatkan suasana hati selama siklus menstruasi.

Baca Selengkapnya:Cara Mencegah Osteoporosis Sejak Dini, Kenali Penyebab, Tanda dan Gejalanya

Kesimpulan

Cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi penting untuk membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan area kemaluan. Saat menstruasi, perempuan perlu memberikan perhatian lebih terhadap kebersihan area intim karena terdapat risiko masuknya kuman ke saluran kemaluan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah mengganti pembalut 3–5 kali sehari, membersihkan area intim dengan air mengalir, membersihkan dari arah depan ke belakang, mencuci tangan sebelum dan setelah mengganti pembalut, membawa pembalut cadangan, serta rutin mengganti celana dalam yang menyerap keringat.

Selain menjaga kebersihan, perubahan seperti gatal, kemerahan, nyeri, peningkatan cairan yang tidak wajar, atau cairan dengan warna dan bau tertentu juga perlu diperhatikan.

Makanan selama menstruasi juga dapat diperhatikan. Daging, telur, ikan, daun talas atau sayuran hijau, dan pisang termasuk beberapa pilihan makanan yang dapat dikonsumsi selama menstruasi.

Dengan memahami cara menjaga kebersihan diri selama menstruasi, perempuan dapat lebih memperhatikan kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan area kemaluan selama periode menstruasi.

FAQ

Berapa kali sebaiknya mengganti pembalut selama menstruasi?

Pembalut dapat diganti sebanyak 3–5 kali dalam sehari selama menstruasi. Kebiasaan ini menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kebersihan area kemaluan.

Bagaimana cara membersihkan area kemaluan saat menstruasi?

Bersihkan area intim terlebih dahulu menggunakan air mengalir yang bersih. Arah membersihkan sebaiknya dari depan ke belakang, bukan sebaliknya, untuk mencegah kontaminasi vagina dari bakteri.

Apakah perlu mencuci tangan saat mengganti pembalut?

Ya. Tangan perlu dicuci sampai bersih sebelum mengganti pembalut serta setelah membuang pembalut yang telah digunakan.

Apa saja tanda kebersihan area kemaluan kurang?

Beberapa tandanya adalah rasa gatal, kemerahan, nyeri, peningkatan cairan yang tidak wajar, cairan putih kental, atau cairan berwarna keabuan, putih, hingga kuning kehijauan dengan bau tidak sedap dan menyengat.

Makanan apa yang dapat dikonsumsi selama menstruasi?

Beberapa pilihan makanan yang dapat dikonsumsi selama menstruasi antara lain daging, telur, ikan, daun talas atau sayuran hijau lainnya, serta pisang.

References

Hasnani, F. (2024). Peningkatan Pengetahuan Personal Hygiene Menstruasi Pada Remaja Putri Usia 10–12 Tahun. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 377–382.

Junias, M. S. (2023). Promosi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Manajemen Kebersihan Menstruasi pada Remaja Putri Sekolah Menengah Pertama. Abdimas Galuh, 69–78.

Kemenkes. (2018, Agustus 9). Pengobatan: Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Saat Menstruasi. https://ayosehat.kemkes.go.id/pentingnya-menjaga-kesehatan-reproduksi-saat-mentruasi

Qolbah, H. (2023). Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Kebersihan Menstruasi pada Remaja. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 62–71.

Service, G. E. (n.d.). Amazing Girls' Guide to Menstrual Hygiene Management. Ghana: Ghana Education Service.

 

Baca Artikel Menses Lainnya di Official Website Menses

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, artikel terkait, dan berbagai edukasi seputar menstruasi serta kesehatan wanita, kunjungi Official Website Menses.

Temukan berbagai informasi menarik dan mudah dipahami melalui:

Yuk, lanjut baca artikel Menses lainnya untuk menambah informasi dan membantu kamu lebih memahami kesehatan tubuh serta siklus menstruasi.