Benarkah Nyeri Haid Pertanda Sulit Hamil? Ini Penjelasannya
29 Sep 2026 17:15 WIB

Benarkah Nyeri Haid Pertanda Sulit Hamil? Ini Penjelasannya

Nyeri haid tidak selalu berarti sulit hamil. Kenali penyebab dismenor dan kaitannya dengan gangguan reproduksi.

Benarkah Nyeri Haid Pertanda Sulit Hamil? Ini Penjelasannya

Benarkah nyeri haid pertanda sulit hamil? Tidak selalu. Nyeri haid atau dismenor merupakan nyeri intens di bagian bawah perut saat menstruasi yang biasanya terasa seperti kram dan dapat menjalar ke paha atau punggung bagian bawah.

Nyeri menstruasi berkaitan dengan peningkatan pelepasan hormon seperti estrogen, progesteron, adrenalin, dan prostaglandin selama haid. Stres juga dapat memicu dismenor, tetapi bukan penyebab utamanya.

Baca Juga: 9 Cara Meredakan Nyeri Haid yang Aman dan Efektif

Apa yang Menyebabkan Nyeri Haid?

Benarkah Nyeri Haid Pertanda Sulit Hamil? Ini Penjelasannya

Prostaglandin berperan dalam munculnya rasa nyeri. Peningkatan adrenalin juga dapat merangsang otot rahim sehingga kontraksi menjadi lebih kuat dan meningkatkan sensitivitas saraf tepi.

Estrogen turut merangsang kontraksi rahim. Karena itu, dismenor banyak berkaitan dengan perubahan hormon selama menstruasi dan lebih sering terjadi pada remaja dibandingkan orang dewasa.

Benarkah Nyeri Haid Pertanda Sulit Hamil?

Tidak ada penelitian yang menjelaskan bahwa dismenor secara langsung menyebabkan sulit hamil hingga mandul. Namun, penyebab di balik nyeri haid tertentu dapat berhubungan dengan gangguan reproduksi yang memengaruhi kesuburan.

Sulit hamil dapat terjadi karena gangguan pelepasan sel telur atau masalah pada organ reproduksi. Gejalanya dapat berupa menstruasi tidak teratur, nyeri haid, volume darah haid terlalu banyak, hingga adanya benjolan pada sistem reproduksi.

Seseorang disebut mengalami infertilitas jika pasangan aktif secara seksual tanpa kontrasepsi telah melakukan minimal 100 kali hubungan seksual untuk mendapatkan kehamilan dalam waktu minimal satu tahun.

Jenis Dismenor dan Kaitannya dengan Kesuburan

Benarkah Nyeri Haid Pertanda Sulit Hamil? Ini Penjelasannya

image source: https://birlafertility.com/blogs/what-is-dysmenorrhea/

Dismenor Primer

Dismenor primer berhubungan dengan siklus pelepasan sel telur atau ovulasi yang dipengaruhi oleh hormon.

Gejalanya meliputi:

  • nyeri pinggang,
  • mual dan muntah,
  • sakit kepala,
  • letih,
  • pusing.

Dismenor Sekunder

Dismenor sekunder terjadi karena kelainan saat ovulasi atau gangguan pada sistem reproduksi wanita. Penyebab dismenor sekunder biasanya dapat berkaitan dengan sulit hamil hingga mandul.

Gejalanya meliputi:

  • nyeri tekan,
  • nyeri pinggang,
  • perdarahan dalam jumlah banyak,
  • adanya benjolan pada rahim,
  • nyeri goyang panggul.

Faktor yang Dapat Menyebabkan Sulit Hamil

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan sulit hamil hingga mandul yaitu usia, frekuensi hubungan seksual, narkoba, radiasi, merokok, obesitas, dan konsumsi alkohol.

Penyebab Sulit Hamil pada Pria dan Wanita

Pada Pria

Penyebab sulit hamil pada pria dapat meliputi minimnya frekuensi hubungan seksual, gangguan pembentukan sperma, penggunaan celana dalam terlalu ketat, tingginya hormon estrogen, impotensi akibat penyakit komorbid seperti diabetes melitus, serta infeksi menular seksual.

Pada Wanita

Penyebabnya dapat berupa minimnya frekuensi hubungan seksual, gangguan ovulasi, benjolan pada organ reproduksi, gangguan hormon kronis dan kompleks seperti PCOS, endometriosis, serta infeksi menular seksual.

Baca Juga: Ternyata Ini 5 Penyebab Menstruasi Tidak Lancar yang Perlu Diketahui

Kesimpulan

Benarkah nyeri haid pertanda sulit hamil? Nyeri haid bukan penyebab langsung sulit hamil. Namun, penyebab dismenor tertentu, terutama yang berkaitan dengan kelainan atau gangguan pada organ reproduksi, dapat berhubungan dengan masalah kesuburan.

Karena itu, dismenor tidak sebaiknya disepelekan. Kenali penyebabnya dan cari solusi yang sesuai karena nyeri haid dapat terjadi pada berbagai rentang usia.

FAQ

Benarkah Nyeri Haid Pertanda Sulit Hamil pada Semua Wanita?

Tidak selalu. Dismenor tidak secara langsung menyebabkan sulit hamil, tetapi penyebab tertentu di balik nyeri haid dapat berkaitan dengan gangguan reproduksi.

Apa Perbedaan Dismenor Primer dan Sekunder?

Dismenor primer berkaitan dengan siklus ovulasi dan hormon. Sementara itu, dismenor sekunder disebabkan oleh kelainan saat ovulasi atau gangguan pada sistem reproduksi.

Dismenor Mana yang Lebih Berkaitan dengan Sulit Hamil?

Dismenor sekunder lebih sering berkaitan dengan kondisi pada sistem reproduksi yang dapat memengaruhi kesuburan.

References

Anwar, R. (2021). Nyeri Haid dan Kista Endometriosis pada Remaja. Indonesia Journal of Obstetrics and Gynecology Science, 76-81.

Herstory. (2022, September 2). Frekuensi Seks Ideal Sesuai Usia dari Dewasa Muda hingga Lansia. Retrieved from https://herstory.co.id/read85806/frekuensi-seks-ideal-sesuai-usia-dari-dewasa-muda-hingga-lansia

Maharani, R. Z. (2025). Gambaran Tingkat Pengetahuan Siswa Madrasah Aliyah Ar Risalah tentang Infertilitas Pria Tahun 2022. Empiris, 147-158.

Mutmainah, S. N. (2025). Hubungan Regulasi Emosi Dalam Memengaruhi Kejadian Dismenor pada Remaja: Literature Review. Haziq, 16-27.

Ningrum, N. P. (2023). Knowledge Boosting Dismenor Sekunder pada Gen Z. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 6712-6716.

Baca Artikel Menses Lainnya di Official Website Menses

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, artikel terkait, dan berbagai edukasi seputar menstruasi serta kesehatan wanita, kunjungi Official Website Menses.

Temukan berbagai informasi menarik dan mudah dipahami melalui:

Yuk, lanjut baca artikel Menses lainnya untuk menambah informasi dan membantu kamu lebih memahami kesehatan tubuh serta siklus menstruasi.